22 Apr 2017

Karya untuk Bumiku

Hari ini, tanggal 22 April 2017. Setiap tanggal 22 April kita peringati sebagai hari bumi. Bukan cuma  kita orang dewasa yang seharusnya mengerti apa makna hari bumi ini, tetapi anak-anak pun harus dikenalkan, dipahamkan tentang pentingnya kita menjaga bumi. Karena di tangan merekalah kelak bumi ini akan dikelola. Baik atau buruk, merekalah yang harus kita ajak untuk melestarikan bumi ini dengan bijaksana.

Aku akan posting beberapa hasil karya siswa siswi SDIT Alam Al Hikmah Magelang terkait dengan bumi ataupun lingkungan di sekitar kita. Meskipun masih sederhana, tapi inilah salah satu wujud kepedulian mereka.




Ayo Membuat Hidroponik Sendiri !

Teman-teman,pernah menanam secara hidroponik ? Menurut wikipedia, hidroponik adalah budidaya menanam  dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah. Hidroponik menggunakan air yang lebih efisien, jadi cocok diterapkan pada daerah yang memiliki pasokan air yang terbatas. 
Bila kita 


Hidroponik ada bermacam-macam teknik.Teknik yang paling mudah adalah dengan sistem wicks. Cara membuat hidroponik sistem wicks ini bisa dilihat di gambar berikut ini :

Cara Budidaya Tanaman Hidroponik Sederhana image : azamrumahherbal.com

Siswa siswi SDIT Alam Al Hikmah Magelang belajar membuat hidroponik dengan sistem wicks ini. 



 Hasilnya seperti ini.....


Ternyata tidak semua hidroponik itu rumit dan susah ya....kita bisa membuat sendiri dengan memanfaatkan barang bekas di sekitar kita.

23 Feb 2017

Komposter Sederhana Dari Barang Bekas


Assalamualaikum, alhamdulillah bisa nulis lagi setelah lama sekali saya tidak nulis di sini. Kali ini saya akan menulis tentang komposter. Teman-teman tahu kan apa itu komposter ? Ya, komposter adalah alat untuk membuat pupuk campuran yang terdiri dari bahan organik. Pasti di rumah-rumah setiap hari menghasilkan sampah organik seperti kulit buah, batang sayur, buah busuk dan sebagainya. Nah, daripada di buang begitu saja lebih baik dimanfaatkan jadi kompos. Alatnya pun bisa kita buat sendiri di rumah. Mudah kok cara bikinnya. Komposter yang akan kita buat adalah komposter sederhana yang memanfaatkan barang bekas yang ada di sekitar kita. Yuuuk, ikuti penjelasannya berikut ini :
1.      Pertama-tama kita siapkan bahan dan alat yang dibutuhkan yaitu ember bekas cat 25 kg, pipa PVC kecil, selang kecil, nampan, botol plastik, kawat, gergaji, gunting, solder, dll.
2.     Potong pipa menjadi 2 bagian. Panjangnya dikira-kira selebar diameter ember dilebihkan beberapa senti. Potong pipa di bagian tengah untuk tempat menyilangkan pipa tersebut. Silangkan pipa seperti gambar di bawah ini !

3.     Ember bekas cat kita beri 4 lubang di bagian bawah, kira-kira 6-7 cm dari dasar ember. Saya buat lubang dengan solder. Besarnya lubang sebesar lingkaran pipa, karena nanti akan dimasuki pipa yang sudah disiapkan tadi.
4.    Masukkan pipa ke lubang ember dan posisikan menyilang seperti gambar ini :

Pipa ini nantinya akan menjadi penumpu nampan.
5.     Nampan diberi beberapa lubang untuk tempat mengalirnya lindi. Di bagian pinggir juga diberi lubang untuk tempat kawat, supaya mudah bila kita akan mengangkat dan mengeluarkan kompos. Catatan : tidak harus nampan ya, saya gunakan barang bekas yang ada di rumah. Penggantinya bisa baskom atau yang lainnya yang penting terbuat dari bahan yang tidak mudah berkarat.

6.    Letakkan nampan di dalam ember, di atas pipa yang menyilang supaya tidak jatuh ke bawah.
7.     Beri lubang kecil di ember bagian bawah. Tepatnya di bawah pipa untuk tempat pertukaran udara.
8.     Pasang selang kecil di ember bagian bawah untuk tempat mengalirnya lindi. Selang dihubungkan dengan botol plastik.
9.    Komposter sudah siap digunakan. Letakkan komposter di tempat yang agak tinggi supaya lindi bisa mengalir ke botol.

       Ternyata mudah kan membuat komposter sendiri ? Bahannya pun bisa mudah kita temui di sekitar kita. Yuuuk kita praktekkan di rumah! Selamat mencoba ya.....!
     


29 Jan 2014

Yuuk jadi suporter...!!!


Assalamualaikum wr.wb.
Dalam rangka memperingati hari peduli sampah nasional, Sekolah Alam Magelang berencana untuk mengadakan kegiatan lomba kreasi sampah untuk anak-anak usia TK dan SD. Mengapa anak-anak seumur itu yang menjadi sasaran ? Karena diharapkan dari anak-anak yang mulai ditumbuhkan dan ditanam kepedulian pada lingkungan sejak dini, kelak bumi ini akan "aman" berada di tangan mereka kelak.
Kegiatan ini akan diadakan pada hari Sabtu, 22 Februari 2014 di Sekolah Alam Magelang.
Lomba dibagi menjadi 2 tingkat, untuk anak TK melukis barang bekas untuk dijadikan pot tanaman dan untuk anak SD berkreasi membuat produk kreatif dari barang bekas. Semoga ide sederhana ini bisa menjadi sarana untuk membuka cakrawala anak-anak kita bahwa sampah itu bukan sesuatu yang menjijikkan apabila kita bisa memanfaatkannya dengan benar.
Nah bagi teman-teman yang berminat untuk menjadi suporter kegiatan ini, silahkan bisa langsung menghubungi Rakhma di 085747318018 ... Besarnya donasi bebas....kecuali perusahaan/instansi yang mau mengambil paket sponsorship silahkan membaca proposal sponsorship berikut ini :
Terima kasih atas partisipasinya....Salam Lestari !
Wassalamualaikum wr.wb.

15 Mei 2013

Membuat Biopori, Yuuk !

Apa sih Lubang Resapan Biopori (LRB) itu ?
LRB adalah lubang yang dibuat secara tegak lurus (vertikal ) ke dalam tanah, dengan diameter 10-30 cm dan kedalaman 100 cm. Lubang ini diisi sampah organik sebagai sumber makanan fauna tanah dan dan akar tanaman yang mampu membuat biopori (terowongan kecil) di dalam tanah.

Apa saja yang bisa dimasukkan ke dalam LRB ?
Bahan-bahan yang mudah terurai oleh fauna tanah, misalnya daun, rumput, sisa makanan yang biasa disebut sampah organik. Harus diingat ya, jangan pernah memasukkan sampah anorganik seperti plastik, kaleng, fiber dll karena tidak dapat terurai dengan cepat ya ...

Alat apa yang digunakan untuk membuat Biopori ?
Alatnya adalah bor tanah (bor biopori ) atau alat lain yang bisa membuat lubang vertikal di tanah. Kemudian alat untuk mengeluarkan tanah dari mata bor.
Bagaimana cara membuat Lubang Resapan Biopori ?
1. Cari lokasi yang tepat, yaitu pada daerah air hujan yang mengalir seperti taman, tempat parkir dll.
Tanah yang akan dilubangi disiram tanah supaya mudah dilubangi.
2. Letakkan mata bor tegak lurus dengan tanah untuk memulai pengeboran.
3. Lubangi tanah dengan bor biopori dengan menekan bor ke kanan sambil diputar ke kanan hingga mata bor masuk ke dalam tanah.
4. Untuk memudahkan pengeboran lakukan penyiraman dengan air selama pengeboran.
5. Setiap 15 cm, tarik mata bor dan bersihkan dari tanah yang berada di mata bor.
6. Lakukan pengeboran hingga mencapai kedalaman kurang lebih 100 cm.
7. Bila tanah berbatu sehingga pengeboran terhambat, maka pengeboran dihentikan hingga kedalaman yang bisa ditembus.
8. Isi LRB dengan sampah organik.
9.Untuk menghindari terperosok dalam LRB, maka LRB diberi pengaman berupa bambu, kawat dll.

Apa sih manfaat LRB ?
1. Meresapkan air hujan ke dalam tanah
2. Menjaga ketersediaan air tanah
3. Untuk membuat kompos

Ternyata mudah kan, membuat biopori...Yuuk kita buat biopori sebanyak-banyaknya supaya dapat kita ambil manfaat sebanyak-banyaknya....:-)



25 Apr 2013

Membuat Kertas Daur Ulang

Teman-teman, di rumahmu banyak kertas bekas yang sudah tidak digunakan lagi ? Yuuk, kita manfaatkan menjadi kertas daur ulang. Kertas daur ulang ini bisa digunakan untuk berbagai macam keperluan mulai dari kerajinan, nulis surat, hiasan dll....
Gimana cara membuatnya ?
1. Kumpulkan kertas-kertas bekas secukupnya. Kemudian untuk kertas bekas print bisa direndam dulu semalam untuk menghilangkan tinta dan memudahkan kertas ketika dihaluskan.
2. Kertas yang sudah direndam kemudian di sobek kecil-kecil lalu diblender. Nah hasil blenderan ditaruh di ember yang cukup besar. Apabila ingin membuat kertas daur ulang yang berwarna boleh ditambahkan pewarna makanan atau pewarna alami dari tumbuhan.

3. Jika kertas ingin diberi motif yang alami, tambahkan serat dari tumbuhan (misal serat batang pisang, daun mangga dll). Serat didapatkan dari tumbuhan yang diblender pula. Lalu tambahkan ke kertas yang sudah diblender tadi (bubur kertas).
4. Setelah itu, ambil screen yang biasa digunakan untuk sablon. Pilihlah ukuran sesuai yang diinginkan. Kemudian saring bubur kertas tersebut dengan screen. Jangan terlalu tebal atau tipis. Setelah disaring maka airnya dikeringkan menggunakan busa.


5. Jemur kertas tadi hingga kering.

6. Kertas daur ulang sudah jadi. Silahkan dimanfaatkan untuk membuat berbagai kerajinan yang kalian inginkan.



Mudah kan cara membuatnya... Nah selain kita bisa berkreasi dengan kertas daur ulang, kita juga sudah ikut membantu melestarikan bumi lo dengan cara mengurangi penggunaan kertas. Silahkan dicoba.... !
Foto : kegiatan daur ulang kertas siswa SD Alam Al Hikmah Magelang