23 Apr 2013

Ada Apa dengan Bumi Kita ?


Ketika saya kecil, saya sering bermain-main di sawah sekitar rumah saya. Saya dapat merasakan segarnya udara dan hijaunya pepohonan di sana. Tapi sekarang suasana seperti itu sudah sulit ditemui. Keadaan berubah menjadi panas dan polusi udara semakin merajalela. Di sekitar kita semakin banyak perumahan, gedung bertingkat, kendaraan bermotor dan segala sesuatu penunjang kehidupan manusia. Ya,...manusia.
Miris rasanya ketika melihat pohon-pohon ditebang dengan dalih untuk pelebaran jalan. Puluhan tahun dibutuhkan oleh pepohonan untuk dapat tumbuh mengimbangi polusi di bumi. Tapi hanya dalam hitungan detik keberadaannya tiada, musnah oleh gergaji besi. Sudah kita ketahui bersama bahwa pohon adalah alat pengikat air dan tanah yang paling sempurna.  Semua itu akan berganti dengan beton yang tidak ramah pada lingkungan kita. Akhir-akhir ini banjir sudah melanda Magelang, kota yang dulu terkenal sangat ramah dan sejuk. Memang tidak sedahsyat banjir di kota-kota besar lainnya. Tapi ini adalah bukti bahwa lingkungan kita sudah rusak.
Bumi, sebagai penyangga kehidupan semua makhluk di atasnya, semakin hari semakin tua. Sama seperti manusia. Kini bumi sudah berusia ±4,6 miliar tahun. Kalo ibaratnya manusia, bumi itu mungkin sudah tua dan keriputan. Berbagai masalah harus ditanggung oleh bumi. Cobalah kita lihat, di beberapa tempat gunung diratakan untuk membuat jalan tol, pohon-pohon ditebangi untuk pelebaran jalan atau sekedar untuk dimanfaatkan kayunya. Belum cukup itu saja, isi perut bumi pun dikuras oleh manusia. Maka, janganlah heran apabila sekarang banyak musibah dan bencana yang terjadi di bumi kita. Wajar apabila bumi memberontak, karena diapun sudah tidak dihormati lagi oleh manusia. Wajar pula apabila bumi sudah enggan memberikan kenyamanan dan perlindungan bagi manusia karena dia sudah dilukai oleh manusia.
Hari ini, 22 April 2013, biasa diperingati sebagai hari bumi sedunia. Peringatan ini bukan karena bumi kita sedang berulang tahun, tapi karena bentuk keprihatinan terhadap bumi. Tahukah anda 33 tahun yang lalu Gaylord Nelson, seorang senator Amerika Serikat yang sangat peduli dengan lingkungan hidup mengajak semua penduduk bumi untuk mengkampanyekan kepeduliannya pada bumi. Pada tanggal 22 April 1970 sekitar 20 juta warga Amerika bersama-sama turun ke jalan untuk mengkampanyekan kesehatan dan kepedulian lingkungan hidup. Hari Bumi merupakan kampanye untuk mengajak orang peduli terhadap lingkungan hidup. Gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap planet yang ditinggali manusia ini yaitu bumi. Hari Bumi telah menjadi sebuah gerakan global yang mendunia hingga kini. Nah sekarang lihatlah diri kita, apa aksi yang sudah lakukan untuk bumi kita ?
Beberapa tahun belakangan ini, kita sering mendengar tentang isu pemanasan global. Kitapun sudah merasakan gejala-gejala pemanasan global di bumi ini. Pemanasan global disebabkan oleh naiknya suhu permukaan bumi  yang dipicu oleh semakin tingginya kadar Gas Rumah Kaca (GRK) di atmosfer.  Gas rumah kaca ini merupakan CO2 yang banyak dihasilkan dari aktivitas manusia seperti kegiatan pembakaran bahan bakar fosil (mis: minyak, gas, batubara) yang banyak digunakan untuk industri, transportasi, rumah tangga dll. Menurut para ahli, dalam waktu 70 tahun sejak tahun 1940 suhu udara rata-rata di bumi diperkirakan mengalami kenaikan sekitar 0,50 C. Pemanasan global akan mengakibatkan terjadinya perubahan iklim dan kenaikan permukaan air laut akibat mencairnya es di kutub. Gelombang panas akan mengacaukan iklim dan menimbulkan badai dahsyat yang dapat menghancurkan semua bangunan di bumi. Naudzubillahi min dzalik.
Lalu, apa yang harus kita lakukan untuk menyelamatkan bumi? Tidak ada salahnya jika kita mencoba melakukan beberapa hal sederhana dalam hidup kita untuk berpartisipasi dalam pelestarian bumi . Beberapa tindakan yang bisa kita lakukan misalnya :
1.    Segera mematikan alat-alat yang menggunakan energi listri apabila sudah selesai digunakan.
2.    Gunakan air seperlunya. Tutuplah kran air bila sudah selesai digunakan, gunakan ember untuk menampung air saat cucian kita banyak.
3.    Berjalanlah apabila kita akan menempuh jarak yang cukup dekat. Selain menyehatkan badan, tindakan ini juga dapat menghemat BBM.
4.    Apabila memungkinkan, hindari menggunakan kendaraan pribadi. Beralihlah  pada transportasi umum untuk mengurangi emisi CO2
5.    Kurangi penggunaan kertas dengan mengganti secara online atau elektronik. Gunakan kertas pada 2 sisi sebelum dibuang.
6.    Pilahlah sampah untuk di daur ulang. Jangan bakar sampah karena dapat menghasilkan karbondioksida.
7.    Rubahlah gaya hidup kita. Belilah produk ramah lingkungan. Hindari kantong plastik saat belanja. Hindari pula penggunaan barang sekali pakai untuk mengurangi sampah.
8.    Manfaatkan lahan-lahan kosong untuk menanam pohon. Semakin banyak pohon, suplai oksigen juga semakin banyak.
9.    Tambahlah wawasan lingkungan dan sebarkan pengetahuan yang dimiliki pada orang lain.
Yuuuk, tunjukkan mana aksimu untuk lestarikan bumi ! Semoga aksi-aksi sederhana yang kita lakukan akan bermanfaat bagi diri kita sendiri dan anak cucu kita. Selamat Hari Bumi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar